ReZa

  • Subscribe to our RSS feed.
  • Twitter
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Facebook
  • Digg

Tuesday, 4 May 2010

Ubiquitous Computing

Posted on 20:07 by Unknown
Ubiquitous Computing (=komputasi dimana-mana) diperkenalkan pertama kali oleh Mark Weiser pada tahun 1988 selagi menjabat sebagai Chief Technologist di Xerox Palo Alto Research Center (PARC). Mark menulis beberapa kajian awal mengenai subjek tersebut, terutama penjelasan inti konsepnya.
Ubiquitous Computing disebut sebagai gelombang ketiga dalam komputasi. Yang pertama adalah konsep mainframe, dimana sebuah mesin dipakai oleh banyak orang bersamaan (one computer, many people). Sekarang kita berada pada era personal computer (komputer pribadi) yaitu seseorang menggunakan masing-masing mesin yang dimilikinya (one person, one computer). Karena komputer menjadi semakin murah dan menjadi sangat lazim, selanjutnya akan datang masa Ubiquitous Computing dan menjadi era “one person, many computers”.
Mark Weiser menjelaskan Ubiquitous Computing merupakan sebuah model/konsep interaksi manusia-komputer yang paling canggih dan modern, dimana proses informasi keduanya diintegrasikan dalam aktivitas kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini, seseorang yang “menggunakan” Ubiquitous Computing melibatkan banyak sistem komputasi berikut device (peralatan/mesin)-nya, namun secara tidak sadar dia menggunakan peralatan tersebut dikarenakan sudah sangat membaur dengan lingkungannya. Model seperti ini adalah pengembangan dari paradigma desktop computing.
Inti dari model Ubiquitous Computing (yang juga sering disebut Pervasive Computing) melakukan pembagian resource (sumber daya) yang ringan, tidak mahal, dalam jaringan pemrosesan handal secara bersama-sama dan terdistribusi ke dalam semua aspek kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, sebuah lingkungan Ubiquitous Computing yang menghubungkan kontrol penerangan (lampu) dan pemanas ruangan dengan alat yang dipasang pada pakaian kita sehingga kondisi penerangan dan suhu ruangan dapat dimodulasi secara terus-menerus dan tak kentara. Sistem tersebut seharusnya “hilang” dari pandangan dan diluar alam sadar kita. Salah satu sistem Ubiquitous pertama adalah “Live Wire” milik Natalie Jeremijenko. Merupakan sebuah tali yag dipasangkan ke sebuah stepper motor dan dikendalikan melalui koneksi LAN yang menyebabkan tali tersentak/menegang sesuai kondisi dan traffic jaringan.
Ubiquitous Computing memberikan tantangan kepada cabang ilmu komputer : dalam pendesainan dan pemodelan sistem, dan dalam hal user interface. Model interaksi manusia-komputer yang sudah jadul seperti command-line (text-based), menu-driven, atau yang berbasis GUI tidak cocok dan tidak mencukupi untuk masalah Ubiquitous Computing. Interaksi “alami” yang dibutuhkan harus segera dimunculkan, meskipun banyak model yang sudah mendekati interaksi seperti itu seperti contohnya telepon selular, digital audio player, GPS, dan interactive whiteboard.
Mark Weiser mengenalkan tiga bentuk dasar dari mesin Ubiquitous yaitu : tab, pad, dan board.
Tab : dapat dipakaikan atau dipasang dengan ukuran sentimeter.
Pad : segenggam tangan dengan ukuran desimeter.
Board : mesin display/layar interaktif berukuran beberapa meter.

Referensi lebih lanjut :
Ubiquitous Computing Home Page – http://www.ubiq.com/
Mark Weiser Original Papers – http://sandbox.xerox.com/ubicomp/
Mark Weiser Home Page – http://www.ubiq.com/weiser/
Ubiquitous Computing and Communication Journal – http://www.ubicc.org/
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Posted in | No comments
Newer Post Older Post Home

0 comments:

Post a Comment

Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts

  • 3rd: Complement
    1. Definition of Complement A complement is any word or phrase that completes the sense of a  subject , an object , or a  verb . In other wo...
  • 7th Transitive Verb
    What is A Transitive Verb? Look at these sentences. He  met  her yesterday. She  wrote  a story last year. Rust  destroys  iron. In these se...
  • Beberapa Teknik Pengumpulan Data
    Dalam sebuah penulisan ada beberapa teknik pengumpulan data, antara lain : 1. Teknik Observasi      Observasi adalah pengamatan langsung sua...
  • 6th Passive Voice
    Passive voice is a sentences where the subject is done by the object. Passive voice is usually used when the objects from active voice are m...
  • Ciri-Ciri Karya Non-ilmiah Dan Macam
    1. Karya non-ilmiah Karya non-ilmiah adalah karya tulis ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta pribadi dan ditulis menurut metodologi penuli...
  • 10th Conditional Sentence
    In daily life, sometimes we wish something. For example, If you accept me as your boyfriend, I will love you forever. If I’m rich, I will ma...
  • Abstraksi
    Abstrak merupakan ringkasan suatu paper yang mengandung semua informasi yang diperlukan pembaca untuk menyimpulkan apa tujuan dari penelitia...
  • Ciri-Ciri Karya Ilmiah Dan Macamnya
    Suatu karya ilmiah (scientific paper) adalah laporan tertulis dan dipublikasi yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah di...
  • 1st: Subject And Verb agreement
    The subject and verb must agree in number: both must be singular, or both must be plural. Problems occur in the present tense because one mu...
  • 2nd: Verb
    Verbs (kata kerja) adalah kata yang menunjukkan nama perbuatan yang dilakukan oleh subyek, namun mungkin juga untuk menunjukkan keadaan. Ver...

Categories

  • i-robot
  • Manajemen Proyek dan Resiko

Blog Archive

  • ►  2012 (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2011 (20)
    • ►  November (11)
    • ►  May (1)
    • ►  April (3)
    • ►  March (4)
    • ►  February (1)
  • ▼  2010 (22)
    • ►  November (2)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (2)
    • ►  June (4)
    • ▼  May (5)
      • Audio
      • CSCW (Computer Supported Cooperative Work)
      • Ubiquitous Computing
      • Website
      • Visualisasi
    • ►  April (3)
    • ►  March (3)
    • ►  February (1)
  • ►  2009 (5)
    • ►  November (1)
    • ►  October (2)
    • ►  September (2)
Powered by Blogger.

About Me

Unknown
View my complete profile