ReZa

  • Subscribe to our RSS feed.
  • Twitter
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Facebook
  • Digg

Monday, 7 March 2011

Penalaran Deduktif

Posted on 08:22 by Unknown
Proses bernalar atau penalaran merupakan proses berpikir yang sistematik untuk memperoleh kesimpulan berupa pengetahuan. kegiatan penalaran mungkin bersifat ilmiah atau tidak ilmiah. dari prosesnya, penalaran itu dapat dibedakan sebagai penalaran induktif dan deduktif. penalaran ilmiah mencakup kedua proses penalaran tersebut. disini akan dibahas mengenai Penalaran Induktif.

Penalaran Induktif
adalah proses penalaran untuk menarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku umum berdasarkan atas  fakta-fakta yang bersifat khusus. prosesnya disebut induksi. Penalaran induktif merupakan generalisasi, analogi atau hubungan sebab-akibat.

Generalisasi adalah proses penalaran berdasarkan pengamatan atas sejumlah gejala dengan  sifat-sifat tertentu mengenai semua atau sebagian dari gejala serupa, yaitu dengan cara menarik kesimpulan secara umum berdasarkan sejumlah data tersebut. Jumlah data atau peristiwa khusus yang dikemukakan harus cukup dan dapat mewakili.

contoh : 


Setelah melihat hasil nilai semester ganjil tahun ajaran 2010/2011, ternyata Reva mendapat nilai A untuk mata kuliah Elektronika lanjut, pemrograman devais fpga dan pengolahan sinyal digital. Nilai B untuk 2 mata kuliah lainnya. Boleh dikatakan, reva mendapat hasil yang memuaskan pada semester ganjil ini.

Analogi adalah penalaran induktif gengan membandingkan dua hal yang banyak persamaannya. Berdasarkan persamaan kedua hal tersebut, anda dapat menarik kesimpulan.

Contoh :

Sifat manusia ibarat padi yang terhampar di sawah yang luas. Ketika manusia itu meraih kepandaian dan kekayaan, sifatnya akan menjadi rendah hati dan dermawan. Begitu pula dengan padi yang semakin berisi, ia akan semakin merunduk. Apabila padi itu kosong, ia akan berdiri tegak. Demikian pula dengan manusia yang tidak berilmu dan tidak berperasaan, ia akan sombong dan garang. Oleh karena itu, kita sebagai manusia apabila diberi kepandaian dan kelebihan bersikaplah seperti padi yang selalu merunduk.

Hubungan sebab akibat adalah paragraf yang dimulai dengan mengemukakan fakta khusus yang menjadi sebab dan sampai pada simpulan yang menjadi akibat. Pengertian lainnya, hubungan sebab akibat ialah hubungan ketergantungan antara gejala-gejala yang mengikuti pola sebab akibat, akibat sebab, dan akibat-akubat.
 
contoh : 

Kemarau tahun ini cukup panjang. sebelumnya, pohon-pohon di hutan sebagai penyerap airbanyak yang ditebang. disamping itu, irigasi di desa ini tidak lancar. ditambah lagi dengan harga pupuk yang semakin mahal dan kurangnya pengetahuan para petani dalam menggarap lahan pertaniannya. oleh karena itu, tidak mengherankan panen di desa ini selalu gagal.

Hubungan akibat-sebab adalah paragraf yang dimulai dengan fakta khusus yang menjadi akibat. kemudian fakta iru dianalisis untuk diambil kesimpulan.

contoh :

Hasil panen para petani di Desa Cikaret hampir setiap musim tidak memuaskan. banyak tanaman yang mati sebelum berbuah karena diserang hama. banyak pula tanaman yang tidak berhasil tumbuh dengan baik. bukan itu saja, pengairan pun tidak berjalan dengan lancar dan penataan letak tanaman tidak sesuai dengan aturannya. semua itu akibat dari kurangnya pengetahuan para petani dalam pengolahan pertanian.

Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Posted in | No comments
Newer Post Older Post Home

0 comments:

Post a Comment

Subscribe to: Post Comments (Atom)

Popular Posts

  • 3rd: Complement
    1. Definition of Complement A complement is any word or phrase that completes the sense of a  subject , an object , or a  verb . In other wo...
  • 7th Transitive Verb
    What is A Transitive Verb? Look at these sentences. He  met  her yesterday. She  wrote  a story last year. Rust  destroys  iron. In these se...
  • Beberapa Teknik Pengumpulan Data
    Dalam sebuah penulisan ada beberapa teknik pengumpulan data, antara lain : 1. Teknik Observasi      Observasi adalah pengamatan langsung sua...
  • 6th Passive Voice
    Passive voice is a sentences where the subject is done by the object. Passive voice is usually used when the objects from active voice are m...
  • Ciri-Ciri Karya Non-ilmiah Dan Macam
    1. Karya non-ilmiah Karya non-ilmiah adalah karya tulis ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta pribadi dan ditulis menurut metodologi penuli...
  • 10th Conditional Sentence
    In daily life, sometimes we wish something. For example, If you accept me as your boyfriend, I will love you forever. If I’m rich, I will ma...
  • Abstraksi
    Abstrak merupakan ringkasan suatu paper yang mengandung semua informasi yang diperlukan pembaca untuk menyimpulkan apa tujuan dari penelitia...
  • Ciri-Ciri Karya Ilmiah Dan Macamnya
    Suatu karya ilmiah (scientific paper) adalah laporan tertulis dan dipublikasi yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah di...
  • 1st: Subject And Verb agreement
    The subject and verb must agree in number: both must be singular, or both must be plural. Problems occur in the present tense because one mu...
  • 2nd: Verb
    Verbs (kata kerja) adalah kata yang menunjukkan nama perbuatan yang dilakukan oleh subyek, namun mungkin juga untuk menunjukkan keadaan. Ver...

Categories

  • i-robot
  • Manajemen Proyek dan Resiko

Blog Archive

  • ►  2012 (1)
    • ►  April (1)
  • ▼  2011 (20)
    • ►  November (11)
    • ►  May (1)
    • ►  April (3)
    • ▼  March (4)
      • Penalaran Induktif
      • Ciri-Ciri Karya Ilmiah Dan Macamnya
      • Ciri-Ciri Karya Non-ilmiah Dan Macam
      • Penalaran Deduktif
    • ►  February (1)
  • ►  2010 (22)
    • ►  November (2)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)
    • ►  August (2)
    • ►  June (4)
    • ►  May (5)
    • ►  April (3)
    • ►  March (3)
    • ►  February (1)
  • ►  2009 (5)
    • ►  November (1)
    • ►  October (2)
    • ►  September (2)
Powered by Blogger.

About Me

Unknown
View my complete profile